Filsafat, pada dasarnya, adalah suatu sikap keilmuan yang diproses untuk mencapai suatu kecintaan pada hikmah. Pada tataran rilnya, proses filsafat dilalui melalui jalan bertanya dan terus bertanya untuk menemukan berbagai jawaban yang paling dekat pada kebenaran sesuai dengan daya nalar yang maksimal.
Untuk itulah, pembacaan terhadap filsafat dalam kategori filsafat manapun harus tetap berada dalam koridor keilmuan. Artinya, membaca filsafat adalah membaca keluhuran dan keragaman ilmu dalam potensi terbesar jiwa manusia. Dengan kata lain, pikiran filosofis senantiasa dinamis dan berkembang sesuai dengan daya nalar di setiap zaman.
Filsafat, sudah seyogianya selalu membuka diri atas pikiran-pikiran kritis di setiap sisi kehidupan manusia. Tidak ada pikiran tetap dalam pandangan filosofis, tetapi itupun bukan berarti sebuah keragu-raguan. Melainkan sebuah petualangan dalam berpikir (intellectual adventurer.
donasi
1 week ago










0 comments:
Post a Comment